Yaa Razzaaq, Allah Maha Memberi Rezki

239

Oleh : Ali Farkhan Tsani

Kita seringkali mengira rezki itu adalah gajian dari pimpinan atau bos kita. Sehingga kita bekerja untuk pimpinan kita, pagi sampai sore, bahkan tak jarang lembur sampai malam.

Kita juga kadang memikirkan bahwa rezki itu harus dicari mati-matian, time is money, tak peduli adzan berkumandang, tanggung, khawatir mitrabisnis pergi….

Memang rezki itu walau sudah dibagi tapi harus dicari. Akan tetapi walau sudah dicari tapi sudah dibagi jatahnya.

Anehnya lagi…. Walau sudah mendapatkan uang yang cukup, masih saja mengambil kesempatan untuk berbuat korup, mengambil yang bukan haknya, tidak sesuai dengan kerjanya…

Akhirnya yang didapatkan adalah, rezki tak pernah mencukupi, atau tak pernah merasa cukup ya…

Dampak lainnya adalah kemudian berhutang, dan berhutang. Gali lubang tutup lubang. Namun lubang yang digali ternyata lebih besar dari lubang sebelumnya. Bahkan lubang lain digali lagi… ya Allah…!

Lalu, kepada siapa lagi pada akhirnya harus minta pertolongan…? Kepada manusia lemah yang tak bisa membantu banyak? Kepada rentenir, penjual riba, atau lainnya yang justru semakin membuat lubang menganga…?

Ternyata jawabnya antara lain pada kalimat ampuh milik Allah, Sang Pencipta alam semesta dan seisinya, Sang Maha Kaya segala-galanya, Sang Pemberi Rezki seluruh makhluk-Nya dari awal diciptakan hingga Hari Kiamat…

Untuk mendapatkan rezki itu, tiada lain sebutlah namanya, “Yaa… Razzaaq… Yaa… Razzaaq… Yaa… Razzaaq…”. (Wahai Sang Pemberi rezki.. Wahai Sang Pemberi rezki… Wahai Sang Pemberi rezki…).

Jadi, semua rezki itu hanya di tangan Allah. Bukan di tangan manusia!

Dialah yang menyampaikan rezeki tersebut kepada hamba-hamba-Nya, lewat jalan dan cara yang Allah kehendaki….

Oleh karena itu, yang wajib dilakukan adalah menyandarkan rezeki tersebut hanya kepada Allah, satu-satu-Nya dan mensyukuri-Nya.
maka, sebutlah berkali-kali lagi namanya, “Yaa… Razzaaq… Yaa… Razzaaq… Yaa… Razzaaq…”. (Wahai Sang Pemberi rezki.. Wahai Sang Pemberi rezki… Wahai Sang Pemberi rezki…).

Tentang Allah sebagai pemberi rezki, tercantum di dalam ayat:

إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلرَّزَّاقُ ذُو ٱلۡقُوَّةِ ٱلۡمَتِينُ (٥٨)

Artinya: “Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” (Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 58).

Sungguh Allah Ya Razzaaq… tersebut, “Maha Pemberi Rezeki terhadap seluruh makhluk, sehingga tidaklah ada sesuatu yang ada di alam angkasa ataupun alam bumi kecuali menikmati rezeki-Nya dan dilingkupi oleh kedermawanan-Nya.”

Yaa…Razzaaq adalah Dzat yang banyak memberi rezeki kepada hamba-hamba-Nya, yang bantuan dan keutamaan-Nya bagi mereka tidak terputus walau sekejap mata.

Semoga Allah limpahkan rezki kepada kita sekalian, rezki yang halal, thayyib, melimpah, barokah dan manfaat untuk sebanyak mungkin hamba-hamba-Nya, dalam menthaatain-Nya….

Mari kita perbanyak membaca: “Yaa… Razzaaq… Yaa… Razzaaq… Yaa… Razzaaq…”. (Wahai Sang Pemberi rezki.. Wahai Sang Pemberi rezki… Wahai Sang Pemberi rezki…).

Aamiin.

www.alifarkhantsani.com

BAGIKAN
Ali Farkhan Tsani, Pengasuh Pesantren Tahfidz Al-Quran dan Al-Hadits Yayasan Daarut Tarbiyah Indonesia (DTI) - Bogor. Redaktur Senior Kantor Berita Islam MINA (Media online dengan tiga bahasa Ind, Arab, Ingggris). Dapat Dihubungi melalui WA: 082221427842 atau email: [email protected]

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.