TIDAK ADA WAKTU UNTUK LUPA PADA ALLAH

213

“Bagi orang beriman tidak ada ruang dan waktu untuk lalai dari Allah. Bibirnya selalu mengucapkan kalimat yang baik, hatinya senantiasa ingat kepada Allah, serta anggota badannya selalu digunakan untuk ibadah dan kebaikan”.

Mari gunakan peluang sekecil apapun untuk ibadah, termasuk sempatkan untuk senantiasa dalam keadaan berwudhu suci dan kerjakan shalat dhuha menyambut rezki ilahi.

Mari biasakan jika lupa “astaghfirullaah”, jika mendapat nikmat “alhamdulillah”, jika ditimpa musibah “innaa lillaahi…”, jika mendengar kebaikan “subhaanallaah”, jika diberi “jazakallaah”, jika melihat kebesaran Allah “Allahu akbar”, dan jika didoakan ucapkan “aamiin”.

Dengan berdzikir memang menjadikan hati tenang, jiwa bahagia, iman berkembang.

Allah memberi kabar gembira:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra’du [13]: 28).

Astaghfirullaahal ‘Adziim.

By : Afta

BAGIKAN
Ali Farkhan Tsani, Pengasuh Pesantren Tahfidz Al-Quran dan Al-Hadits Yayasan Daarut Tarbiyah Indonesia (DTI) - Bogor. Redaktur Senior Kantor Berita Islam MINA (Media online dengan tiga bahasa Ind, Arab, Ingggris). Dapat Dihubungi melalui WA: 082221427842 atau email: [email protected]

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.