Minum Air Zam-Zam, Tergantung Apa Keinginan Yang Meminumnya

143

Ali Farkhan Tsani,S.Pd.I,SQ.*

Setiap jamaah haji dan umrah melakukan ibadah di Makkah atau di Madinah, tentu tidak lepas dari air zam-zam. Di setiap sudut masjid bisa dengan mudah mengambil air minum, dengan gelas-gelas plastik yang tersedia.

Bagi kaum Muslimin yang di luar tanah suci pun, bisa minum air zam-zam, yang bisa dibeli di toko-toko pelengkapan haji umrah, atau oleh-oleh dari saudaranya yang baru saja tiba dari Mekkah.

Namun, tentu begitu air zam-zam tersedia, tidak langsung minum begitu saja. Di samping membaca “bismillah” sebagaimana saat akan minum atau makan.

Begitu mustajabnya doa minum air zam-zam, hingga Nabi sendiri menyebutnya dengan, “Air zam-zam tergantung orang yang meminumnya.” (H.R. Ibnu Majah).

Adapun doa khusus minum air zam-zam antara lain pernah dibaca oleh sahabat Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, dalam riayat Ad-Daruqutni dan Ibnu Majah, yaitu:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمَاً نَافِعَاً وَرِزْقَاً وَاسِعَاً وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَسَقَمِ

Artinya: “Ya Allah, aku mohon kepada-Mu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rezki yang luas dan sembuh dari segala sakit dan penyakit pikun”.

Aamiin yaa robbal ‘aalamiin

 *Penulis, Ali Farkhan Tsani,S.Pd.I,SQ. (Safiir Al-Quds, syahadah dari Mu’assasah Al-Quds Ad-Dauly Shan’a, Yaman), Da’i/Muballigh dan Redaktur Senior Kantor Berita Islam MINA (Mi’raj Islamic News Agency). Tinggal di Kompleks Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor. Dapat Dihubungi melalui WA: 082221427842 atau email: [email protected] 

BAGIKAN
Ali Farkhan Tsani, Pengasuh Pesantren Tahfidz Al-Quran dan Al-Hadits Yayasan Daarut Tarbiyah Indonesia (DTI) - Bogor. Redaktur Senior Kantor Berita Islam MINA (Media online dengan tiga bahasa Ind, Arab, Ingggris). Dapat Dihubungi melalui WA: 082221427842 atau email: [email protected]

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.